Senin, 23 Mei 2016

Ingin Cepat Dapat Momongan, Ini Tipsnya

Bagi sebagian besar pasangan menikah, anak dianggap sebagai pelengkap kebahagiaan. Sayangnya, tidak semua pasutri bisa mendapatkan anak dengan cepat. Hal ini bisa dikarenakan faktor genetik, atau usia sehingga sang buah hati tak kunjung hadir. 

Tapi Anda tidak perlu terlalu risau. “Jika Anda masih dalam usia subur, faktor pola hidup adalah yang paling berpengaruh," kata Sarah Berga, MD, dokter kebidanan dan kandungan di Wake Forest Baptist Medical Center, Winston-Salem, N.C. Jadi, coba terapkan hal-hal ini untuk menaikkan tingkat kesuburan Anda.
  1. Hentikan minuman bersoda. Wanita yang minum dua sampai tiga  gelas minuman bersoda dalam sehari, tingkat kesuburannya turun sebesar 16 persen, kata studi tahun 2012 yang dipimpin oleh peneliti Lauren Wise, ScD.
  2. Pergi tidur lebih cepat. Riset membuktikan, wanita yang sedang menjalani terapi kesuburan, pasti disarankan untuk cukup istirahat. Tidurlah tujuh sampai delapan jam sehari.
  3. Jaga kesehatan area mulut dan gigi. Riset di Australia tahun 2011 menyebutkan, gusi berdarah memperpanjang waktu tunggu kehamilan selama dua bulan bagi pasien terapi kesuburan.
  4. Olahraga tapi jangan terlalu keras. Wanita yang berolahraga minimal lima jam seminggu atau lebih dan berbadan kurus, ternyata 42 persen lebih tidak subur dibanding wanita berberat badan ideal yang berolahraga dalam kadar moderat.
  5. Jangan biarkan suami terlalu banyak menonton TV. Pria yang menonton TV selama 20 jam seminggu memiliki jumlah sperma 40 persen lebih sedikit dari pria yang aktif bergerak. Demikian menurut studi Harvard tahun 2013.
  6. Stop stres.  Menurut Dr. Berga, stres kronis bisa menghentikan proses ovulasi.
  7. Hindari gluten. Penelitian Columbia University mengatakan, enam persen wanita yang bermasalah dengan kesuburan karena sebab yang tidak bisa dijelaskan ternyata menderita celiac desease atau alergi gluten. Setelah menghentikan konsumsi gluten, mereka hamil dalam waktu setahun setelah mengubah pola makannya.
  8. Dorong suami untuk menjadi langsing. Sebuah studi tahun 2013 menyebutkan bahwa pria yang obesitas memiliki jumlah dan konsentrasi sperma yang lebih rendah dari pria berberat badan ideal.
  9. Berhenti merokok. Tak perlu lagi dijelaskan. Ribuan racun di dalam rokok akan menurunkan tingkat kesuburan secara drastis. Pria perokok memiliki jumlah sperma yang jauh lebih rendah dan berkualitas lebih buruk dibanding pria bukan perokok, menurut American Society for Reproductive Medicine.
  10. Pindahkan ponselnya. Pria yang kerap menyimpan ponsel di saku celana atau di area pinggang memiliki jumlah sperma yang lebih rendah, kata studi yang dilakukan Environmental Working Group. Gelombang elektromagnetik dicurigai sebagai penyebabnya.